header

KOMUNIKASI RISIKO PASTIKAN PUBLIK BERTINDAK TEPAT HADAPI KRISIS

KOMUNIKASI RISIKO PASTIKAN PUBLIK BERTINDAK TEPAT HADAPI KRISIS
KOMUNIKASI RISIKO PASTIKAN PUBLIK BERTINDAK TEPAT HADAPI KRISIS Balikpapan – Pandemi COVID-19 belum usai. Meski telah terkendali namun sifat penyakit yang sangat mudah bermutasi menyebabkan risiko kedarurat kesehatan itu sewaktu-waktu dapat menimbulkan krisis. Informasi dan komunikasi yang tepat menjadi salah satu upaya dalam menjaga publik berperilaku risiko secara tepat menghadapi segala bentuk krisis serta meningkatkan kepercayaaan mereka. Untuk menyiapkan unit pelaksana teknis Ditjen P2P, KKP dan B/BTKLPP dalam penyampaian informasi risiko, pada Jumat (15/07) diselenggarakan Pertemuan Pembahasan Strategi Komunikasi Risiko Di Era Pandemi. Pertemuan diselenggarakan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Balikpapan tersebut dihadiri secara hybrid dengan peserta dari seluruh UPT Ditjen P2P di Indonesia. Acara dibuka oleh Sesditjen P2P. Dalam arahannya, Sesditjen berharap pertemuan ini dapat memberikan wawasan terkait komunikasi risiko sebagai upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat pada pelayanan publik di era pandemi. Narasumber berasal dari Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Aji Muhawarman, sekaligus sebagai Ketua Tim Kerja Strategi Komunikasi. Pada paparannya, narasumber menekankan tiga kunci pada komunikasi risiko, adanya adanya pertukaran informasi, secara real time/tidak ditunda-tunda, dan melibatkan publik. Tujuannya informasi yang diperoleh tepat, sehingga dapat membuat keputusan yang tepat dan berperilaku atau bertindak secara tepat dalam mitigasi risiko. Unsur penting komunikasi risiko adalah tetap menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik. Kredibilitas diwujudkan lewat ketepatan informasi dan kecepatan penyampaian. Adapun Kepercayaan dibangun lewat empati/kedekatan dan keterbukan. Sebagai humas pemerintah strategi komunikasi yang dibangun harus mampu memenuhikedua unsur tersebut. WHO SEARO menyebutkan lima pilar komunikasi risiko yaitu adanya struktur/tim komunikai yang berkelanjutan, kemitraan dan kerjasama, penguatan komunikasi publik lewat kehumasan yang kuat di berbagai media, pelibatan ,asyarakat, dan tetap mendengarkan lewat pantauan isu dan penanganan hoaks. “Kehumasan dalam komunikasi risiko harus menjadi yang pertama, cepat dan rutin menyampaikan infromasi,” tegas Aji. Berita ini disiarkan oleh BBTKLPP Surabaya. BBTKLPP Surabaya menuju Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. BBTKLPP Surabaya tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun. Pakai masker Cuci tangan jaga jarak vaksin. Protokol kesehatan, 3T, dan vaksin jodoh sejati kala pandemi. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi telepon (031) 3540189 atau email btklsbyhumas@gmail.com.

share

Statistik

  • IP Address : 35.168.110.128

  • Online : 244

  • Hari ini : 1706

  • Kemarin : 2913

  • Bulan ini : 12332

  • Tahun ini : 22237

  • Total : 22237

Unit Informasi Teknologi BBTKLPP Surabaya 2005 - 2022