header

KAJI PREVALENSI KAKI GAJAH LEWAT BRUGIA IMPACT SURVEI LIMA KABUPATEN DI NTT

KAJI PREVALENSI KAKI GAJAH LEWAT BRUGIA IMPACT SURVEI  LIMA KABUPATEN DI NTT

KAJI PREVALENSI KAKI GAJAH LEWAT BRUGIA IMPACT SURVEI LIMA KABUPATEN DI NTT

Kupang – Aktif terlibat dalam setiap tahapan eliminasi kaki gajah atau Filariasis di wilayah layanan, BBTKLPP Surabaya pada tahun 2022 melaksanakan Survey Alternatif Penilaian Filariasis (TAS1) melalui Brugia Impact Survey (BIS). Lima (5) kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang telah berhasil menyelesaikan tahapan POPM selama lima tahun dan Pre TAS dipilih sebagai lokus. Kabupaten Ngada, Nagekeo, Lembata, Kupang, dan Timor Tengah Utara. Tak kurang dari 4800 sampel darah jari dikumpulkan dari responden dewasa usia minimal 18 tahun dari rumah tangga yang telah dipilih secara acak. Selama periode November – Desember 2022, tim survei Filariasis melaksanakan survei di 30 desa/kelurahan di setiap kabupaten terpilih. Desa, dusun, rumah tangga, dan responden dewasa dipilih secara acak menggunakan Survey Sample Builder (SSB) SSB, alat bantu yang dikembangkan DTAG WHO.

BIS sendiri merupakan kegiatan sinergis kolaboratif yang melibatkan Kementerian Kesehatan, dalam hal ini Ditjen P2P dan BBTKLPP Surabaya sebagai unit pelaksana teknis, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten, Puskesmas, perangkat, serta kader kesehatan desa. Dimulai dengan koordinasi yang intensif antara tim pusat dengan tim dinas kesehatan provinsi dan kabupaten, serta melibatkan dinas kependudukan dan catatan sipil setempat untuk memperoleh data penduduk paling mutakhir serta pembahasan teknis pelaksanaan di lapangan. Tahapan berikutnya adalah peningkatan kapasitas petugas dalam survei dan pengambilan sampel apusan darah jari melalui On the Job Training (OJT). Para pengelola program Filariasis serta analis laboratorium, perawat puskesmas terpilih mengikuti sosialiasi teknis pelaksanaan BIS sekaligus menyegarkan kemampuannya dalam pengambilan usap darah jari.

Selama lima sampai enam hari kemudian, tim survei yang terdiri dari lintas institusi dinas kesehatan provinsi, labkesda provinsi, dinas kesehatan kabupaten,puskesmas dan perangkat/kader desa melaksanakan survei. Survei dan pengambilan sediaan apusan darah tebal ini untuk mengidentifikasi mikrofilaria. Pengambilan sampel darah harus dilakukan pada malam hari (pukul 22.00 – 02.00) bertepatan dengan munculnya mikrofilaria. Apusan darah tebal dibuat dan diwarnai dengan Giemsa untuk kemudian diperiksa dengan metode mikroskopis.

Survei dilakukan secara cross-sectional yang merupakan tahapan eliminasi menggantikan TAS 1. Jika dalam pemeriksaan prevalensi Filariasis di empat kabupaten terpilih hasil positif mikrofilaria di bawah nilai ambang batas kritis (< 4), maka dinyatakan lulus atau kabupaten bersangkutan dapat melanjutkan tahapan eliminasi TAS 2, lalu TAS 3. Proses TAS 1,2, dan 3 ini membutuhkan periode waktu lima tahun. Jika dinyatakan tidak lulus (hasil positif mikrofilaria >4), maka mengulang tahapan POPM 2 tahun lalu diselenggarakan Pre TAS.

Kolaborasi tim yang baik ini untuk mengukur prevalensi infeksi di Ngada, Nagekeo, Lembata, Kupang, dan Timor Tengah Utara. Survei sekaligus mengetahui keberhasilan pengobatan di daerah endemis Brugia spp dan endemis campuran (Brugia spp. dan W. bancrofti) dalam menurunkan infeksi ke tingkat dimana penularan baru tidak terjadi (prevalensi mikrofilariaemi <1%). Angka pervalensi dan penilaian keberhasilan pengobatan ini menjadi dasar rekomendasi kebijakan pengendalian Filariasis, utamanya kebijakan penghentian POPM Filariasis secara aman.

Berita ini disiarkan oleh BBTKLPP Surabaya. BBTKLPP Surabaya menuju Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. BBTKLPP Surabaya tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun. Pakai masker Cuci tangan jaga jarak vaksin. Protokol kesehatan, 3T, dan vaksin jodoh sejati kala pandemi. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi telepon (031) 99847651 (pelayanan) dan 99847673 (kesekretariatan) atau email btklsbyhumas@gmail.com.

share

Lainnya

Statistik

  • IP Address : 3.236.70.233

  • Online : 266

  • Hari ini : 10857

  • Kemarin : 2236

  • Bulan ini : 13093

  • Tahun ini : 26685

  • Total : 67273

Unit Informasi Teknologi BBTKLPP Surabaya 2005 - 2023