header

IMPLEMENTASI SKDR, STRATEGI ANTISIPASI PENYEBARAN PENYAKIT POTENSI KLB DI INDONESIA

IMPLEMENTASI SKDR, STRATEGI ANTISIPASI PENYEBARAN PENYAKIT POTENSI KLB DI INDONESIA
IMPLEMENTASI SKDR, STRATEGI ANTISIPASI PENYEBARAN PENYAKIT POTENSI KLB DI INDONESIA Bekasi – Mengantisipasi masuk dan menyebarnya berbagai penyakit dan permasalahan kesehatan lainnya di Indonesia dibutuhkan strategi untuk menghadapinya secara cepat. Salah satunya melalui adopsi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) terhadap sinyal kejadian penyakit. SKDR merupakan sistem aplikasi kewaspadaan dini terhadap penyakit berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB). SKDR memiliki dua jenis laporan yaitu surveilans berbasis indikator yang dilaporkan secara rutin dan surveilans berbasis kejadian (Event Based Surveilans/EBS) yang dilaporkan kurang dari 24 jam. Sistem ini telah diimplementasikan semenjak 2019 lalu di rumah sakit dan laboratorium. B/BTKLPP se-Indonesia sebagai laboratorium yang menyelenggarakan surveilans, mengadopsi SKDR berbasis kejadian pada 2022. Untuk mengevaluasi implementasi SKDR serta memperoleh gambaran hambatan pencapaian indikator diselenggarakan Pertemuan Nasional Evaluasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon pada 28 – 30 September 2022. Pertemuan diselenggarakan Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kementerian Kesehatan RI tersebut untuk dihadiri peserta dari B/BTKLPP seluruh Indonesia dan dinas kesehatan provinsi. SKDR yang dijalankan di B/BTKLPP, termasuk di BBTKLPP Surabaya merupakan SKDR berbasis kejadian (EBS) yang dapat memantau kejadian dari seluruh wilayah Indonesia. B/BTKLPP dapat memasukkan kegiatan respon baik penyelidikan epidemiologi maupun verifikasi rumor ke dalam aplikasi. Adapun sumber sinyal EBS dapat berasal dari pemberitaan media. Misalnya pemberitaan tentang kenaikan angka kejadian DBD suatu wilayah yang dikabarkan melalui media massa. Tindak lanjut pertemuan, khususnya terkait implementasi SKDR di laboratorium antara lain pelaporan semua penyakit potensial KLB ke dalam aplikasi SKDR sesuai format, merespon verifikasi alert atau sinyal dalam waktu 24 jam setelah diterima. Selain itu juga memastikan umpan balik laporan dapat diterima oleh lintas program di wilayah kerja, serta memberikan data valid saat berifikasi alert dan menginput EBS sesuai kewenangannya. Berita ini disiarkan oleh BBTKLPP Surabaya. BBTKLPP Surabaya menuju Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. BBTKLPP Surabaya tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun. Pakai masker Cuci tangan jaga jarak vaksin. Protokol kesehatan, 3T, dan vaksin jodoh sejati kala pandemi. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi telepon (031) 99847651 (pelayanan) dan 99847673 (kesekretariatan) atau email btklsbyhumas@gmail.com.

share

Lainnya

Statistik

  • IP Address : 34.231.21.105

  • Online : 211

  • Hari ini : 1271

  • Kemarin : 7132

  • Bulan ini : 29536

  • Tahun ini : 51118

  • Total : 51118

Unit Informasi Teknologi BBTKLPP Surabaya 2005 - 2022