KESIAPAN BBTKLPP SURABAYA HADAPI PENINGKATAN LUAR BIASA SPESIMEN COVID-19

Rabu, 07 Juli 2021
Surabaya – Peningkatan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia mulai Juni 2021 turut berimbas pada upaya pengendalian melalui peningkatan testing, tracing, dan treatment. Termasuk berdampak pada peningkatan jumlah pemeriksaan spesimen COVID-19 di BBTKLPP Surabaya. Peningkatan jumlah spesimen di BBTKLPP Surabaya mulai tampak di akhir Juni dan masih terus naik sampai berita ini ditulis. Sebelumnya, rata-rata pemeriksaan spesimen perbulan sekitar 400 spesimen, naik 100 % pada minggu pertama Juli menjadi rata-rata 800 spesimen setiap harinya.
Peningkatan pemeriksaan spesimen ini disikapi dengan penuh kesiapan. Disamping tetap melakukan perhitungan cermat terkait kapasitas petugas, mesin, dan waktu penyelesaian spesimen. Hasil laboratorium tidak boleh terlambat dan tetap dilaporkan di hari yang sama. Memegang komitmen tersebut, BBTKLPP Surabaya melakukan konsolidasi dan penguatan terus menerus secara internal.
Selain internal, penguatan eksternal juga tetap dilakukan. Beberapa diantaranya distribusi 500 cartridge TCM GeneXpert dan paket APD  ke Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, sebagai upaya percepatan penanganan COVID-19 di perbatasan negara; peningkatan pemeriksaan Mobile Laboratorium Bergerak Surveilans di Kupang dari 94 sampel per hari menjadi 184 spesimen/hari; serta penambahan TCM di Laboratorium Pemeriksa COVID-19 di RS yang tersebar di kepulauan NTT.
Di Provinsi Jawa Timur, BBTKLPP Surabaya mendorong pemerataan pemeriksaan spesimen. Tetap menyokong perluasan pemeriksaan spesimen selama ledakan kasus di Bangkalan, memaksimalkan pemeriksaan laboratorium rata-rata 150 – 200 spesimen di setiap laboratorium pemeriksaan COVID-19 di kabupaten/ kota. Memperkuat jejaring Laboratorium COVID-19 di kabupaten/kota bertetangga untuk saling mendukung,  sehingga spesimen tidak perlu semua dikirim ke Surabaya. Daerah didorong mengoptimalkan pemeriksaan menggunakan TCM GeneXpert yang operasionalisasinya lebih cepat, mudah, dan murah.
BBTKLPP Surabaya juga meminta perbaikan tatalaksana spesimen COVID-19 mulai dari pengambilan swab, labelling, pengepakan, dan pengiriman. Hal ini untuk menghindari spesimen anomaly sehingga mempercepat proses pemeriksaan. Sebagai laboratorium pembina provinsi bersama BBLK Surabaya dan labkesda Kota Surabata, pembinaan laboratorium COVID-19 di Jawa Timur menjadi prioritas. Pembinaan dapat dilakukan secara secara daring dan luring, bahkan dapat  menerbitkan surat teguran sampai pencabutan izin pemeriksaan kepada laboratorium pemeriksaan.

Kontributor     : Joko Kasihono
Editor         : Ratna Ayu

Berita ini disiarkan oleh BBTKLPP Surabaya. BBTKLPP Surabaya menuju Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. BBTKLPP Surabaya tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi telepon (031) 3540189 atau email btklsbyhumas@gmail.com.

Informasi Pengunjung
IP Address
Location
: 3.235.227.117
: Indonesia