KOORDINASI SURVEILANS RESISTENSI OBAT KUSTA

Kediri – Jelang pelaksanaan kegiatan Surveilans Resistensi Obat Kusta, pada 04 Juni 2021 diselenggarakan koordinasi kegiatan bersama dengan lokus fasilitas pelayanan kesehatan terpilih, yaitu RS Daha Husada Kediri. Koordinasi dilakukan oleh Substansi Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan dan Instalasi Laboratorium Mikrobiologi koordinasi berkaitan dengan surveilans resistensi obat pada penderita kusta kusta baru dan penderita kusta yang telah selesai menjalani pengobatan (Release From Treatment/RFT) di RS Daha Husada Kediri. Tim bertemu dengan kepala seksi pelayanan medis, apoteker, petugas Poli Kusta, dan petugas laboratorium.
Koordinasi ini menyepakati pengambilan spesimen kerok telinga dilakukan oleh petugas RS Daha Husada Kediri. Spesimen berasal dari pasien RFT dan pasien baru yang datang ke RS Daha Husada. Selanjutnya BBTKLPP Surabaya akan mengirimkan logisti pengambilan spesimen sehingga bisa dimanfaatkan pihak laboratorium dalam proses kegiatan. Ke depan akan dilakukan komunikasi lanjutan dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur terkair kegiatan surveilans. Koordinasi rutin antara BBTKLPP Surabaya dan RS Daha Husada Kediri akan terus dilakukan.
Kusta merupakan penyakit yang disebabkan Mycobactarium leprae yang dapat menimbulkan kecacatan permanen apabula tidak segera ditangani denga  benar. Kasus baru kusta pada anak berdasarkan data Kementerian Kesehatan per tanggal 13 Januari 2021, mencapai 9,14 %. Angka ini belum mencapai target pemerintah di bawah 5%. Hasil surveilans antimikrobial resisten kusta tahun 2010 – 2015 (WHO, 2017) mendapatkan 1086 kasus kambuh dan 776 kasus baru dan diantaranya resistensi terhadap rimfapisin diidentifikasi pada 57 kasus kambuh (5,2% resistensi sekunder) dan 16 kasus baru (2,1% resistensi primer).
Hasil kegiatan BBTKLPP Surabaya tahun 2017 – 2018 mendapatkan pada pasien RFT masih ditemukan kuman utuh. Penemuan ini menjadi potensi penularan dan memungkinkan adanya resistensi obat. Oleh sebab itu, Kementerian Kesehatan RI melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada tahun 2021 memerintahkan BBTKLPP Surabaya untuk melakukan surveilans resistensi obat kusta di wilayah kerjanya.
Kontributor     : Zikri Nanda
Editor        : Lestyawan Satotto

Berita ini disiarkan oleh BBTKLPP Surabaya. BBTKLPP Surabaya menuju Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. BBTKLPP Surabaya tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi telepon (031) 3540189 atau email btklsbyhumas@gmail.com.

Informasi Pengunjung
IP Address
Location
: 34.239.179.228
: Indonesia