CEGAH PENYAKIT PASCA ERUPSI, PERIKSA FAKTOR RISIKO DI KECAMATAN PRONOJIWO
94

CEGAH PENYAKIT PASCA ERUPSI, PERIKSA FAKTOR RISIKO DI KECAMATAN PRONOJIWO

Lumajang – Memperluas upaya pengendalian faktor risiko penyakit pasca bencana Erupsi Semeru, BBTKLPP Surabaya kembali menerjunkan Tim Reaksi Cepat. Pada Kamis (09/12), tim bergerak menuju wilayah terdampak erupsi Semeru lain di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Tim terdiri dari petugas surveilans epidemiologi, sanitarian, dan pranata laboratorium. Tim melakukan pengumpulan data faktor risiko penyakit, pemeriksaan kualitas udara ambien 24 jam, udara ruang, kualitas air bersih dan air minum, serta pemeriksaan makanan di posko pengungsian.

Tim memantau kualitas udara di lokasi pengungsian di SDN Supiturang 04. Pada lokasi ini dihuni sebanyak 80 pengungsi dan bisa bertambah banyak di malam hari. Tim juga melakukan persiapan pemeriksaan sampel makanan di dapur umum yang dikelola PMI serta Detasemen Perbekalan dan Angkutan Kecamatan Pronojiwo.

Pemantauan kualitas udara ambien untuk mengukur suhu, kelembaban, debu, dan gas berbahaya (nitrit dan sulfat). Udara ruang diukur juga angka kuman dan kebisingan. Kualitas makanan diperiksa kandungan nitrat, nitrit, boraks, formalin, dan E. coli. Air bersih dan air minum diukur parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi. Kegiatan sekaligus merespon permintaan mitigasi kejadian ikutan pasca bencana utamanya mencegah kejadian penyakit pada warga yang sementara hidup di pengungsian.

Berita ini disiarkan oleh BBTKLPP Surabaya. BBTKLPP Surabaya menuju Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. BBTKLPP Surabaya tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi telepon (031) 3540189 atau email btklsbyhumas@gmail.com.

Informasi Pengunjung
IP Address
Location
: 3.91.92.194
: Indonesia