header

KESIAPSIAGAAN PADA KEJADIAN LEGIONELLOSIS DI KOTA SURABAYA

KESIAPSIAGAAN PADA KEJADIAN LEGIONELLOSIS DI KOTA SURABAYA
KESIAPSIAGAAN PADA KEJADIAN LEGIONELLOSIS DI KOTA SURABAYA Surabaya – Mewaspadai potensi kejadian penyakit Legionellosis di Kota Surabaya, BBTKLPP Surabaya siap mendukung Dinas Kesehatan Kota Surabaya pada pemeriksaan laboratorium spesimen lingkungan. Kesiapan ini disampaikan Koordinator Surveilans Epidemiologi BBTKLPP Surabaya pada kesempatan Sosialisasi Penatalaksanaan Penanganan Kasus Legionellosis di Kota Surabaya dan Immunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PVC), dan BIAN di Dinas Kesehatan Kota Surabaya pada Selasa (27/09). Kesiapan ini bukan tanpa sebab. BBTKLPP Surabaya telah memiliki kapasitas dalam pemeriksaan spesimen lingkungan (air) dan usap alat pada penyakit yang disebabkan bakteri Legionella pneumophila tersebut. Melalui pemeriksaan metode PCR, BBTKLPP Surabaya mampu mengidentifikasi keberadaan bakteri Legionella pada air kolam renang, air tandon, cooling tower, jacuzzi, serta usap shower dan AC. Terkait dengan dukungan pada Dinas Kesehatan Kota Surabaya, BBTKLPP Surabaya sepakat untuk melakukan tindakan pencegahan dan pengendalian. Tindakan ini antara lain melalui pengawasan faktor risiko lingkungan pada potensi kejadian Legionellosis di Kota Pahlawan. Tak hanya di Jawa Timur, BBTKLPP Surabaya sebelumnya telah melakukan surveilans faktor risiko penyakit Legionella di perhotelan di wilayah layanan, Bali, NTB, dan NTT. Surveilans telah dilakukan untuk mengantisipasi kejadian Legionellosis di berbagai event internasional sebut saja MotoGP Mandalika, MXGP Samota Sumbawa, dan rangkaian event Presidensi G20. Mulai Maret – September 2022 sendiri, BBTKLPP Surabaya telah memeriksa 150 sampel air dari berbagai hotel yang ada di wilayah layanan. Penyakit Legionellosis mulai mengemuka di ruang publik pasca pemberitaan adanya empat orang di Argentina yang meninggal akibat pneumonia misterius mirip COVID-19. Setelah diteliti, penyebab kematian tersebut adalah Legionellosis. Oleh sebab itu Kementerian Kesehatan, melalui Dirjen P2P menerbitkan Surat Edaran terkait kewaspadaan dini penyakit Legionellosis yang kemudian ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, termasuk Kota Surabaya. Penyakit Legionellosis ini merupakan penyakit yang disebabkan infeksi bakteri akut dengan manufestasi klinis seperti demam, flu, sesak nafas, bahkan pneumonia. Dapat bersifat fatal pada kelompok usia berisiko seperti usia 50 tahun ke atas dan berpotensi menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Penularan bakteri Legionellosis pada manusia dapat melalui aerosol di udara atau karena minum air yang mengandung bakteri Legionella, melalui aspirasi air yang terkontaminasi, melalui pemindahan (inokulasi) langsung melalui peralatan terapi pernafasan dan pengompresan luka dengan air yang terkontaminasi. Bakteri Legionella dapat hidup di air laut, air tawar, sungai, lumpur, danau, mata air panas, genangan air bersih, air menara sistem pendingin di gedung bertingkat. Lalu hotel, spa, pemandian air panas, air tampungan sistem, air panas di rumah-rumah, air mancur buatan yang tidak terawat baik, adanya endapan, lendir, ganggang, jamur, karat, kerak, debu, kotoran atau benda asing. Bakteri ini bisa hidup pada suhu antara 5,7-63 derajat celcius dan tumbuh subur pada suhu antara 30-45 derajat celcius dan mampu hidup pada pH 2,7-8,3 serta mati pada kondisi tubuh suhu di atas 60 derajat celcius. Untuk mendeteksi kasus penyakit Legionellosis di wilayah dapat melalui pelaksanaan surveilans pneumonia, influenza like illness (ILI) atau severe acute respiratory infection (SARI) dengan memanfaatkan aplikasi sistem kewaspadaan dini dan respon (SKDR). Pengendaliannya melalui pembersihan secara rutin saluran-saluran air, terutama air hangat, serta senantiasa menjaga pola hidup bersih dan sehat. Berita ini disiarkan oleh BBTKLPP Surabaya. BBTKLPP Surabaya menuju Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. BBTKLPP Surabaya tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun. Pakai masker Cuci tangan jaga jarak vaksin. Protokol kesehatan, 3T, dan vaksin jodoh sejati kala pandemi. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi telepon (031) 99847651 (pelayanan) dan 99847673 (kesekretariatan) atau email btklsbyhumas@gmail.com.

share

Statistik

  • IP Address : 34.231.21.105

  • Online : 362

  • Hari ini : 1280

  • Kemarin : 7132

  • Bulan ini : 29542

  • Tahun ini : 51124

  • Total : 51124

Unit Informasi Teknologi BBTKLPP Surabaya 2005 - 2022