Kajian Faktor Risiko Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan di Kawasan Penambangan Emas Tanpa Izin di Sumbawa Barat

Sumbawa Barat – Dalam upaya melakukan kajian faktor risiko penyakit dan penyehatan lingkungan di kawasan penambangan emas tanpa izin (PETI), BBTKLPP Surabaya melakukan pengambilan data biomarker dan kualitas lingkungan di Kabupaten Sumbawa Barat pada 31 Maret – 3 April 2019. Contoh uji yang diperiksa biomarker rambut dari masyarakat dan pekerja tambang, contoh uji air minum, air badan air, air limbah PETI, lumpur air badan air, hasil pertanian, hasil peternakan, hasil perikanan, dan biota air badan air pada zona hulu, tengah, dan hilir sungai yang mengaliri wilayah Puskesmas Brang Rea dan Puskesmas Taliwang. Secara khusus tim melakukan pemeriksaan kadar air raksa dan sianida pada biomarker dan lingkungan, serta menilai faktor risiko perilaku untuk mengetahui kesehatan masyarakat dan dampak pencemaran lingkungan di kawasan PETI. Penambangan emas tradisional berpotensi menggunakan bahan-bahan yang mengandung logam berat seperti mercuri, timah hitam (Pb), cadmium yang dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat dan mencemari lingkungan. Kajian ini untuk memberikan rekomendasi terkait pengelolaan kesehatan lingkungan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Berita ini disiarkan oleh Instalasi Media Informasi Humas Laporan dan Perpustakaan BBTKLPP Surabaya. Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi BBTKLPP Surabaya melalui nomor (031) 3540189 dan alamat email kontak : humas@btklsby.go.id.
Web: www.btklsby.go.id
IG: btklsby
FB: btklsby

Informasi Pengunjung
IP Address
Location
: 18.212.243.191
: Indonesia